RIAUBOOK.COM - Kawasan wisata Ulu Kasok yang beberapa waktu terakhir dikenal luas oleh masyarakat Riau karena dinilai mempunyai pemandangan alam seperti di Raja Ampat Papua, saat ini ditutup oleh pemilik lahan.
Penutupan ini menyebabkan masyarakat tidak bisa lagi menikmati keindahan kawasan wisata ini. Sampai saat ini belum diketahui alasan pemilik lahan menutup tempat tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengakui dirinya belum tahu soal itu dan meminta Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau berkoordinasi dengan instansi terkait.
"Saya minta Kepala Dinas Pariwisata untuk berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kampar, undanglah pihak terkait untuk bermusyawarah," kata Andi Rachman, sapaan akrabnya di Pekanbaru, Rabu (27/9/2017).
Gubri berharap hal itu bisa segera diselesaikan dengan baik, karena sangat disayangkan kawasan wisata yang sudah dikenal luas ini, bahkan sudah sampai ke wisatawan di luar Riau (nusantara-red).
"Ini harus diselesaikan dengan baik, didudukkan bersama-sama, sangat sayang kalau ini ada kendala, saya rasa ini bisa diselesaikan oleh Pemda Kampar dan instansi terkait," katanya.
Perhatian Gubri ini karena memang Provinsi Riau dalam beberapa tahun terakhir fokus untuk mengembangkan pariwisata khususnya wisata yang berbasis budaya.
Apalagi kawasan wisata Ulu Kasok ini punya pemandangan yang oleh sebagian besar pengunjung menjulukinya sebagai "Raja Ampat" Riau. Ini juga bisa mendukung objek wisata lain di Kampar seperti Candi Muara Takus. (RB/habir)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…