RIAUBOOK.COM - Sampai hari ke empat pasca lebaran Idul Fitri 1438 H destinasi wisata di Danau Kajuid, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau, dipadati pengunjung. Dimulai pintu masuk desa langgam hingga kelokasi danau kajuid terlihat kendaraan warga masyarakat memanjang diakibatkan antre pembelian tiket masuk lokasi.
Rata-rata pengunjung yang datang bersama keluarga. Namun banyak juga yang rombongan dengan memakai kendaraan roda empat. Tujuan mereka langsung pada arena bermain air yang disediakan pihak pengelola. Ada yang berphoto dan ada juga yang langsung memesan permainan air yang berbentuk bebek. Terlihat para orang tua mengawasi sekaligus memberikan pencerahan tentang habitat alam kepada anak-anak mereka.
Pengunjung Danau Kajuid, Langgam Rinto Ardiansyah (34) warga Sorek, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, mengaku berangkat dari rumah pagi-pagi untuk mendapat waktu panjang bagi anak dan istri menikmati panorama alam dan waktu bermain yang cukup.
"Jalanan yang biasanya ramai saat ini sepi. Kita sekeluarga beserta saudara yang lain bawa mobil sendiri. Lebih hemat kalau ramai-ramai," ujarnya saat ditemui Riaubook.com dipintu masuk Danau Kajuid, Rabu (28/06/2017).
Danau Kajuid merupakan Daerah Tujuan Wisata (DTW) lokal yang cukup murah dan pas buat kantong masyarakat yang yang tidak perlu bepergian jauh. Dengan harga tiket Rp 10 ribu bagi dewasa dan Rp 5 ribu untuk anak-anak ini merupakan tempat yang tidak kalah dengan DTW lainnya. "Habisnya cuma Rp 50 ribu, sudah bisa anak-anak naik bebek-bebek air yang disediakan pengelola," jelas Rinto.
Sementara itu, padatnya pengunjung membuahkan rezeki juga bagi masyarakat sekitarnya. Disaat begini akan bermunculan para pedagang tikar menyewakan alas duduk bagi pengunjung yang ingin bersantai.
Salah seorang pedagang tikar, Musdalifah (34 tahun) mengatakan baru berjualan tikar yang ia sewakan seharga Rp. 10 ribu per tikar dan Rp. 15 ribu untuk dua tikar. "Alhamdulillah, cukup banyak yang menyewa. Ada sekitar 20 tikar," ujar Musdalifah seraya mengemukakan tidak setiap hari mereka menyewakan tikar, karena jadwal liburan tidak setiap saat.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pelalawan Andi Yuliandri yang dihubungi media ini melalui sambungan seluler mengatakan puncak kunjungan wisata di danau kajuid terjadi pada hari pertama dan kedua lebaran. "Hampir seribuan pengunjung dihari pertama dan di hari kedua yang tercatat dari tiket masuk yang terjual,".ungkap Andi seraya menambahkan lagi untuk hari ketiga dan keempat terjadi penurunan yang cukup signifikan.
Seperti tahun-tahun sebelumnya puncak pengunjung tetap terjadi di awal lebaran. "Untuk meningkatkan kunjungan pihak pengelola memperbanyak fasilitas baik itu tempat istirahat maupun warung makan dan juga menampilkan panggung hiburan," kata Andi Yuliandri.
Terkait antisipasi keamanan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, koramil, satpol PP. "Kalau untuk keamanan pihaknya sudah persiapkan personilnya. Begitu juga dengan keselamatan, kita juga sudah berkoordinasi dengan Tim Basarnas serta Dinas Kesehatan. Yang jelas semuanya sudah kita koordinasikan," terang Andi lagi.
Hasil panyusuran Riaubook.com dilokasi danau kajuid terlihat fasilitas yang disediakan pihak pengelola sudah mulai terlihat maksimal. Begitu juga halnya dengan keamanan dan keselamatan pengunjung. [RB/ton].
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…