RIAUBOOK.COM - Penggiat ekowisata Bandar Bakau Dumai, Riau, memberi motivasi kepada masyarakat terkait ekonomi wisata, karena kemajuan pariwisata dan peningkatan kesejahteraan masyarakat adalah dua hal yang harus berjalan bersama.
Dikatakan Darwis Moh Saleh, pengelola Bandar Bakau Dumai, bahwa, objek wisata hutan manggrove yang terletak di pinggir perairan kota Dumai ini bisa menghidupkan ekonomi masyarakat.
Peningkatan ekonomi melalui tempat wisata tersebut dikatakannya dapat diperoleh dari berbagai bentuk cendramata atau sovenir yang bisa dihasilkan oleh masyarakat dari serasah (red, sampah-sampah) manggrove yang ada di Bandar Bakau tersebut.
"Pengunjung datang berwisata tidak hanya untuk berkunjung saja, namun mereka pasti mencari cendra mata yang unik," kata Darwis Moh Saleh, Senin (18/9/2017).
Disebutkannya, beberapa waktu yang lalu, pihaknya telah melaksanakan kegiatan sosialisasi pemberdayaan usaha kreatif lokal yang bertema Ekspolitasi ekonomi masyarakat di kawasan wisata Bandar Bakau.
Sosialisasi yang diikuti oleh masyarakat pelaku ekonomi wisata badar bakau, dikatakannya bertujuan untuk memberi motifasi, agar ada rasa memiliki terhadap objek wisata tersebut, jika tidak ada warga sekitar akan malu untuk berjualan.
"Saya mengkhawatirkan, masyarakat merasa Bandar Bakau ini milik Pecinta Alam Bahari (PAB), padahal kita (PAB) mengajak seluruh komponen masyarakat untuk mengambil ekonomi wisata yang ada disini," kata pendiri PAB.
Pelaksanaan sosialisai tersebut dilaksanakan pihaknya di pinggir perairan disekitar hutan manggrove, dimana panggung pelaksanaan sendiri didirikan diantara dua buah kapal kayu yang tidak terpakai, dan masyarakat yang menjadi peserta duduk beralaskan tikar diatas pasir.
"Terkait dilaksanakan di kawasan pesisir, kita menggambarkan bahwa bukan hanya hutan bakau saja yang ditonjolkan untuk ekonomi wisata, karena masyarakat bisa memanfaatkan laut dan juga serasah dari manggorve yang selama ini tidak terfikirkan bisa dijadikan rupiah," katanya menakhiri.
Saat ini, di kawasan ekowisata bandar bakau masyarakat bisa mendapatkan berbagai macam sovenir dan juga nikmatnya kuliner ditengah dinginnya udara di hutan yang juga menjadi tempat penelitian mahasiswa dari berbagai perguran tinggi dalam negeri dan juga mancanegara.(RB/Iwan)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…