RIAUBOOK.COM- APBD Perubahan Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2017 akhirnya diparipurnakan. Namun sebelum disetujui oleh semua peserta rapat, anggota DPRD dari Fraksi PPP plus PKB tidak turut menyetujui Ranperda APBDP 2017 tersebut.
Hafizan Abbas dan Makruf Syafi'i, usai menyampaikan keberatan mereka lantas meningalkan ruangan. Alasan Hafizan untuk tidak turut serta menyetujui rancangan tersebut menurut dia karena kebijakan pemerintah kabupaten tidak tegas untuk mengalokasikan anggaran bantuan bagi para guru-guru honorer yang mengajar di berbagai sekolah di bawah kementerian agama (Kemenag).
Selain itu, pemerintah kabupaten juga dikatakan tidak jelas menganggarkan dana beasiswa bagi para mahasiswa asal Meranti yang selama beberapa tahun sebelumnya mendapat bantuan.
Menurut Hafizan, pemerintah daerah dituding tidak mengalokasikan anggaran untuk para mahasiswa baik yang berprestasi maupun yang kurang mampu yang dirasakan sejak tahun 2015 lalu.
Dua alasan tersebut menjadikan Hafizan dan temannya Makruf meninggalkan ruang sidang.
Ketua DPRD Kepulauan Meranti Fauzi Hasan SE, yang saat itu memimpin jalannya rapat paripurna tersebut dengan suara nyaring mengajak Hafizan untuk mendengarkan penjelasan terlebih dahulu.
Fauzi mengatakan bahwa apa yang disampaikan oleh Hafizan itu sebelumnya sudah tersampaikan dalam pembahasan di Badang Anggaran. Bahkan dialog dan adu argumentasi juga telah terjadi terkait persoalan pendaaan untuk membantu para guru-guru honor di kemenag dan juga bantuan bea siswa bagi mahasiswa tersebut.
Tapi berhubung karena dana itu memang tidak bisa diadakan, maka dalam pembahasan rancangan peraturan daerah pada APBDP 2017 tersebut tidak dijelaskan secara nyata.
"Tolong didengarkan dulu penjelasan kita, baru saudaraku meninggalkan ruangan kalau memang harus begitu," pinta Fauzi Hasan. Tapi Hafizan tetap bersikukuh meninggalkan ruangan. Bahkan tidak sampai mendengarkan tuntas apa yang disampaikan pimpinan sidang pada Senin malam tersebut.
Sebelumnya, juru bicara Banggar DPRD Kepulauan Meranti, Marhisyam S.Com menguraikan besaran APBD P Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2017 sebesar Rp.1.089.846.683.801. Terjadi penurunan dari jumlah APBD murni 2017 dari Rp.1.117.260.504.953. Berkurang sekira Rp27 miliar lebih.
Sementara PAD pada APBD murni 2017 sebesar Rp63 miliar, pada APBD P naik menjadi Rp93.687.093.554. Ada kenaikan sekira Rp30 miliar lebih.
Sedangkan dana perimbangan yang diterima pada anggaran murni 2017 sebesar Rp808.672.688.561, pada anggaran perubahan menjadi hanya Rp834.530.523.875. Terjadi penurunan sekira Rp25 miliar lebih.
Kemudian dari pendapatan daerah yang sah pada anggaran murni sebesar Rp245 miliar lebih, pada APBD Perubahan menjadi hanya Rp161 miliar lebih terjadi penurunan sebesar sekira Rp83 miliar lebih.
Sementara besaran belanja langsung dan tidak langsung pada APBD perubahan tersebut sebesar Rp1.067.838.882.249. Terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp511.861.609.982. Dan belanja langsung sebesar Rp555.977.272.267. Ada surplus sebesar Rp22.007.801.552. Penerimaan pembiyaan 21 miliar lebih dan Silpa sebesar Rp43 miliar lebih.
Menanggapi berbagai perubahan tersebut, Banggar menyampaikan beberapa item saran yang intinya agar pihak eksekutiv senantiasa melakukan efektifitas, efisiensi, dan akuntabilitas dalam pelaksanaan anggaran tersebut. Dan senantiasa mengutamakan kepentingan urgen di tengah masyarakat luas.
Untuk itu menurut juru bicara Banggar tersebut, kepada seluruh OPD yang ada agar benar-benar melaksanakan program dengan tetap mengacu pada program prioritas,"sebut Marhisyam.
Bupati Kepulauan Meranti dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati H.Said Hasyim menyampaikan ucapan terimakasih kepada segenap anggota dewan yang terhormat.
Dimana rapat paripurna pengesahan APBDP tersebut ditunggu-tunggu karena hal itu merupakan perwujudan dari kebutuhan prioritas yang disesuaikan dengan kondisi daerah terkini.
Diharapkan agar proses selanjutnya dapat disegerakan, sehingga disisa waktu yang ada dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin,"sebut Said.
Rapat paripurna tersebut dihadiri 23 orang anggota DPRD dan para pejabat eselon II jajaran Pemkab Meranti. Juga diikuti oleh para pejabat vertikal yang ada di Meranti serta tokoh masyarakat maupun para undangan lainnya.(jos)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…