RIAUBOOK.COM - Program pemerintah yang terus berupaya meningkatkan produksi pertanian yakni padi, jagung dan kedele, hingga saat ini berjalan lancar.
Di Meranti sendiri program cetak sawah baru untuk tahun 2017 telah mencapai lebih kurang 50 persen, dari luas target tahun ini yakni 365 Ha.
Progres pembukaan lahan di berbagai desa itu terus meningkat dari hari kehari. Dan pihak pelaksana lapangan juga masih terus menambah alat berat. Sehingga jadwal penanaman padi tersebut akan bisa tercapai sesuai rencana awal.
Demikian diungkapkan Jaka Insita SP, Kepala Dinas Tanaman Pangan- Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kepulauan Meranti, didampingi Kabid Tanaman Pangan Syafril kepada RIAUBOOK.COM di Selatpanjang Kamis, (28/09/2017).
Dijelaskan Jaka, di beberapa lokasi seperti Desa Tanjung Kedabu bahkan sudah dinyatakan rampung dan siap tanam. Begitu juga di desa-desa lainnya terus bergerak maju seiring dengan putaran waktu.
Dan alat berat yang sudah merampungkan di satu desa, akan langsung bergeser ke desa terdekat selanjutnya. sehingga mana desa yang belum dibuka akan segera dikerjakan.
Dengan demikian, harapan kita setidaknya awal pertengahan atau akhir Oktober ini semua lahan yang dibuka tersebut sudah bisa ditanami,"terang Jaka.
Ditambahkan Syafril, guna mendukung percepatan pelaksanaan penanaman padi tersebut, pihaknya juga sudah menyebar bibit padi maupun pupuk yang dibutuhkan sesuai dengan luas sawah yang akan ditanam dilokasi-lokasi cetak sawah baru.
Sehingga walaupun lokasinya masih belum dibuka, tapi bibit sudah ada di masing-masing Gapoktan. Itu akan mempermudah kinerja petani begitu lahan siap maka akan langsung diadakan penanaman.
Program tersebut di sebagian kades menjadi bertanya tentang kedatangan bibit dan juga pupuk itu. Tapi hal itu bertujuan untuk mempercepat program tanam padi tahun tanam 2017 ini,"sebut Syafril.
Di tempat terpisah, Danramil 02/Tebingtinggi Kodim 0303 Bengkalis Mayor Arm B.Tambunan SE, membenarkan progres pelaksanaan cetak sawah baru di Meranti.
Menurut Tambunan, pelaksanaan atau teknis cetak sawah baru di Meranti memiliki keunikan tersendiri. Tidak bisa disamakan dengan daerah lain.
Sebab Meranti kata Danramil memiliki karakteristik tersendiri. Selain tanah gambut yang dalam, juga ditambah dengan rawa-rawa serta anak-anak sungai yang harus dihadapi.
Sehingga pergeseran alat berat misalnya dari satu desa ke desa selanjutnya butuh waktu. Belum lagi saat memasuki lokasi kadang pekerja harus membuat semacam gambangan untuk bisa dilalui alat itu.
Banyak kendala teknis yang kadang tidak diperhitungkan, hal ini cukup mempengaruhi kelancaran pelaksanaan dil apangan.
Namun demikian, sesuai rencana penanaman tersebut kita yakni akan bisa terlaksana sebelum batas akhir yang ditentukan,"imbuh Tambunan (jos)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…