RIAUBOOK.COM - Kondisi gedung sekolah SMPN 2 Rangsang Barat yang terletak di Desa Bantar, ibukota Kecamatan Rangsang Barat, kondisinya kian memprihatinkan.
Berbagai persoalan yang terjadi terkait kondisi fisik sekolah tersebut. Untuk banyak kalangan mengatakan kalau sekolah itu diibaratkan dengan rumah tidak layak huni. Untuk itu kalangan pendidik disana berharap adanya tindakan nyata penanganan serius dari instansi terkait.
Atap sekolah sudah bocor karena atap sudah rapuh dimakan usia. Plafon berjatuhan karena sering terjena hujan dan mengancam keselamatan para siswa maupun para guru saat proses ajar melaja berlangsung.
Selain itu, lantai ruang belajar umumnya juga sudah terkelupas bahkan itu terjadi sudah sejak lama.
Demikian juga pekarangan sekolah yang menyulitkan para siswa jika hendak melakukan kegiatan apel di setiap awal minggu. Sebab lapangan atau halaman sekolah itu yang ada menjadi kolam maupun menjadi kubangan kerbau di saat musim penghujan seperti saat ini.
Belum lagi komplek sekolah tersebut juga tidak memiliki pagar permanen. Sehingga hewan piaraan masyarakat bebas masuk ke pekarangan sekolah.
"Ini kendala-kendala yang kami hadapi setiap hari. Dan kendala ini cukup mengganggu proses ajar mengajar di sekolah tersebut,"ungkap Jurianto, Kepala SMPN 2 Rangsang Barat, kepada Riaubook.com di Selatpanjang Selasa, (12/12/2017).
Jurianto mewakili para siswa maupun guru di sekolah tersebut berharap agar pemerintah kabupaten dapat mengusulkan berbagai perbaikan yang sangat dibutuhkan itu. Kami berharap ada kebijakan prioritas membangun untuk tahun 2018 mendatang. Apapun bentuk pembangunan yang akan dilakukan itu nantinya, kami sangat mengharapkannya,"sebut dia lagi.
"Kondisi sekolah kami memang cukup memprihatinkan. Dan kami tidak meminta yang muluk-muluk. Hanya saja jika kondisi ini tidak ditangani secara serius, maka akan sangat berpengaruh pada kelancaran proses ajar mengajar disekolah tersebut,"terang dia.
Disebutkannya, salah satu prasyarat dalam peningkatan mutu pendidikan itu harusnya didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai.
Artinya, gedung menjadi sarana dasar setidak-tdaknya harus memenuhi standarisasi kelayakan sebuah gedung sekolah. Lantas kalau gedungnya saja sudah rewot, bocor dan berbagai keprihatinan lainnya terus terjadi, tentu saja hal itu mempengaruhi mutu pendidikan dimaksud.
Untuk itulah sangat diharapkan agar gedung sekolah tersebut mendapat perhatian serius dari pihak terkait. Sehingga proses ajar- belajar di SMPN 2 Rangsang Barat bisa berjalan sebagaimana diharapkan,"pinta dia. (RB/jos)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…