RIAUBOOK.COM - Berbeda dengan kuliner yang biasa dijumpai di Pekanbaru, Mie Rebus Khas Medan atau lebih dikenal dengan sebutan 'Mie Rebus Mak Myus di kawasan 'Car Free Day' menawarkan cita rasa unik bagi pecinta kuliner 'anti mainstream' di Bumi Lancang Kuning, Riau.
Bagi anda yang menetap si Sumatera mungkin sudah tidak asing lagi dengan kuliner tersebut, mie yang menjadi salah satu icon kuliner di daerah berjulukan 'Kota Melayu Deli' ini juga dapat anda temui setiap minggunya di Area Car Free Day, Jalan Diponegoro, Pekanbaru. Disitu anda bisa bernostalgia mengenang cita rasa masakan yang sebelumnya hanya bisa ditemui ketika pulang ke kampung halaman.
Keunikan Mie Rebus tersebut terletak pada kuahnya. Sebagai penikmat, anda akan bertanya-tanya dalam hati, bumbu apa yang dipadukan si Juru Masak dalam membuat racikan kuliner tersebut.
Gurih, sedikit manis dan yang pastinya lezat menjadi sensasi yang mengejutkan lidah anda. Rasa ini pula membuat orang yang belum pernah mencobanya menjadi ketagihan.
Ditempat asalnya kuliner tersebut juga dikenal dengan nama 'Mie Keling'. Makanan ini semula diadopsi dari masyarakat etnis India yang bermukim disana, setelah mengalami penyesuaian dengan lidah berbagai etnis, Mie Rebus tersebut kemudian digemari oleh berbagai kalangan.
Ibu Anila, wanita kelahiran Medan yang menjadi koki dalam meracik bumbu dan memasak Mie Rebus Car Free Day tersebut memiliki inovasi resep tersendiri agar kuliner buatannya mampu menggugah selera pengunjung. Inovasi tersebut juga yang menjadikan Mie rebus buatannya eksklusif dan berbebeda dengan Mie Rebus Khas Medan lainnya.
"Kita punya cara senidiri dalam memasak Mie Rebus ini, khususnya pada bahan dan bumbu kuahnya, banyak yang jualan Mie Rebus dengan menggunakan tepung untuk mengentalkan kuah, tapi saya tidak, saya berinovasi dengan bahan lain yang tetap tidak merubah kualitas rasa, karena kalau pakai tepung, apa lagi kalau sudah dingin dia itu mencair kuahnya," kata Bu Anila.
Sedikit mengulik resep yang dipakainya, Bu Anila menuturkan, yang membuat aroma dan rasa kuah Mie Rebus buatannya adalah udang giling yang dimasukkan dalam pembuatan kuah Mie Rebus buatannya.
Mengaku memiliki antusias dalam berdagang ditambah pengalaman memasak puluhan tahun, Bu Anila merintis usahanya kuliner Mie Rebusnya sejak bulan September 2017 lalu di Area Car Free Day, Pekanbaru setiap minggu pagi.
Awalnya Bu Anila hanya memasak untuk 30 porsi, seiring banyaknya pengunjung yang antusias dengan kuliner buatannya, sekarang dia sudah memasak hingga 80 porsi setiap kali berjualan.
"Sekarang ini ramai terus, bahkan sebelum jam 8.30 wib sudah habis, banyak juga etnis Tiong Hoa yang datang membawa keluarganya untuk makan di tempat saya, ada juga ibu-ibu yang memesan untuk acara Arisan dirumahnya," demikian bu Anila.
Saat ini, Kuliner Mie Rebus Khas Medan buatan Bu Anila hanya bisa dinikmati setiap hari Minggu karena dirinya belum membuka usaha kuliner menetap ditempat lain.
Bagi anda yang penasaran untuk menikmati lezatnya Mie Rebus Khas Medan tersebut bisa langsung datang datang ke Area Car Free Day, berlokasi didepan Koantor Radio Aditya Jalan Diponegoro, Pekanbaru. (RB/Dwi)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…