RIAUBOOK.COM - Wisata Air Terjun Batu Dinding terletak di kawasan Desa Tanjung Belit Kecamatan Kampar Kiri. Kawasan ini memberikan keindahan alam yang unik dan menarik bagi siapa saja yang datang.
Untuk mengenalkan eko wisata Air Terjun Batu Dinding, maka Pemerintah Kabupaten Kampar bersama Koseka (Komunitas Sepeda Kampar) melakukan penjelajahan kawasan wisata, Minggu 5 Agustus 2018.
Bupati Kampar yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kampar, Azwan yang juga anggota Koseka mengatakan jalur sepanjang 30 KM menuju kawasan eko wisata air terjun batu dinding tersebut merupakan salah satu aset wisata Kabupaten Kampar.
Azwan mengemukakan, selama ini, masyarakat hanya mengharapkan jalur sungai. "Kalau nggak ada Jalur Interpretasi, mungkin nggak akan pernah dibangun jalan di sana," ujar Azwan
Dirinya mengatakan, dengan adanya Jalur Interpretasi atau jalur Alternatif nanti, masyarakat memiliki pilihan jalur transportasi, darat atau sungai.
Azwan menambahkan, Jalur Interpretasi sepanjang 30 kilometer melintasi sembilan desa. Mulai dari Tanjung Belit sampai Pangkalan Serik. Jalur ini dibangun dengan beton (semenisasi) pada badan jalan yang sudah lebih dahulu ada.
Menurut Azwan, biaya pembangunan digelontorkan melalui Dana Desa. Tiap desa menganggarkan Rp. 300 juta sampai Rp. 400 juta.
"Dari 30 kilometer itu, hanya sekitar tujuh kilometer yang belum ada badan jalannya. Nanti dibuatkan badan jalannya," ujarnya.
Selain itu Azwan mengatakan eko wisata Air Terjun Batu Dinding dapat menjadi lokasi wisata yang ideal, untuk menjaring wisatawan Lokal maupun manca negara kita harus memiliki infrastruktur yang memadai agar wisatawan dapat dengan mudah menjangkau lokasi wisata tersebut. (RB/MC)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…