Riaubook - Dalam UU Nomor 6 Tahun 2014 menetapkan bahwa bagian hasil pajak dan retribusi daerah kabupaten/kota paling sedikit sebesar 10 persen dari realisasi penerimaan diserahkan ke Kampung, dimana dalam Permendagri alokasi sebesar 10 % hanya diatur untuk bagi hasil berupa pajak.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Siak Abdul Razak dalam Pelatihan Aparatur Pemerintah Kampung dalam Bidang Pengelolaan Keuangan, di Hotel Winaria Siak, Senin (06/03/2017).
Abdul Razak mengatakan hal-hal tersebut tidak akan tercapai apabila tidak dibarengi dengan penguatan kapasitas, kesiapan dan kemampuan dari perangkat serta unsur masyarakat Kampung.
"Jika kapasitas, kesiapan dan kemampuan dari perangkat dan unsur masyarakat Kampung dikuatkan maka tujuan dari otonomi Kampung secara umum dan tujuan dari desentralisasi fiskal secara khusus dapat tercapai dengan maksimal," kata Razak.
"Karena itu, pelatihan ini kita laksanakan agar aparatur Kampung memperoleh wawasan dan pengetahuan yang diperlukan agar pengelolaan keungan kampung tepat sasaran dan sesuai regulasi yang ada," jelasnya.
Senada disampaikan perwakilan Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Yanerius, ia menjelaskan tujuan dari kegiatan ini untuk menambah pengetahuan terkait pengelolaan keuangan kampung.
"Selain itu untuk menertibkan administrasi Kampung yang tertib, benar dan dapat dipertanhgungjawabkan sesuai dengan yang telah diatur dalam Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa," kata Yanerius.
Terkait dengan pendapatan Kampung, Yanerius menjelaskan terdapat tambahan dalam UU Nomor 6 Tahun 2014 yaitu selain dari seluruh jenis pendapatan yang tercantum dalam Permendagri Nomor 113 Tahun 2014, pendapatan Kampung juga bersumber dari alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan lain-lain pendapatan yang sah.
"Alokasi dari APBN bersumber dari Belanja Pusat dengan mengefektifkan program yang berbasis Desa secara merata dan berkeadilan," katanya.
Sementara itu, Bupati Siak H Syamsuar yang membuka acara itu berpesan kepada para peserta agar serius dan tanggap dalam mengikuti pelatihan agar nanti ilmunya bisa ditularkan dan diaplikasikan saat bekerja.
"Dengan adanya kegiatan ini kedepan nantinya, diharapkan peserta bisa mengolah keuangan lebih baik lagi ditingkat kampung," harap Syamsuar. (RB/Agus/Shinta)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…