RIAUBOOK.COM - Disela-sela keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) dari Embarkasi Batam, terlihat satu hal yang menarik perhatian adalah tukang reperasi yang membetulkan tas gantung para JCH. Pria yang akrab disapa Edi ini merupakan pendatang di Pulau Batam.
Edi (38) warga Batam ini mengatakan bahwa pekerjaan yang ditekuninya ini telah lama digelutinya. "Sudah lamalah, sekitar sepuluh tahunan mengerjakan pekerjaan ini," ujarnya pada Riaubook.com disela-sela kesibukannya bekerja, Sabtu (05/08/2017).
Masih kata Edi, pekerjaan ini digeluti berawal dari adanya jualan makanan dan buah kurma yang dilakoni keluarganya di areal dalam embarkasi batam ini. "Sering para JCH saat pulang menunaikan ibadah haji mengeluh karena tas sandang yang diberikan panitia sudah putus duluan di tanah suci," ungkap Edi.
Mardiah (57) salah seorang JCH asal pangkalan Lesung, yang ditemui Riaubook.com saat menunggu tas pesanannya yang lagi dikerjakan menyebutkan, dirinya membetulkan tas sandangnya berdasarkan informasi dari keluarganya yang telah lebih dahulu berangkat naik haji. "Iya pak, keluarga sampaikan agar saya reperasi tas karena mudah putus," terang Mardiah.
Ditambahkannya lagi, biaya reperasi yang diminta tidaklah terlalu mahal dan terjangkau. "satu tas dimintai Rp 15.000," sebutnya datang bersama Resti rekan sesama JCH asal Pelalawan.
Pantauan media ini, puluhan JCH dengan sabar antri menunggu reperasi tas sandang mereka dan Edi juga terlihat bekerja dengan cepat membetulkan tas-tas tersebut agar layak pakai di tanah suci. [RB/ton].
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…